Kamis, 20 November 2008

Kami baru saja menyelesaikan sesi ke dua ini. Sesi ini dibawakan oleh Ps. Phil Pringle dari Christian City Church (Australia). Ps Phil memulai sesinya dengan mengajak kami semua untuk menyanyikan sebuah lagu penyembahan. Setelah itu Ps. Phil memanggil  satu persatu delegasi dari setiap negara untuk maju ke mimbar ( urutan pemanggilan setiap negara : China, Pakistan + India, Taiwan, Vietnam+Kamboja+Thailand+Myanmar+Borneo), kemudian Ps. Phil mendoakan  dan memberikan nubuatan bagi para pendeta yang maju ke depan. Ps. Phil banyak memberikan kata-kata profetik kepada setiap pendeta-pendeta  tersebut  tentang kegerakan Tuhan yang akan terjadi di gereja-gereja mereka. Tuhan benar-benar memberikan anugerah khusus bagi hamba Tuhan ini. Kami semua benar-benar merasakan lawatan Tuhan yang dahsyat  selama sesi ini.

Setelah begitu lama kami diajak mendoakan setiap delegasi dari negara-negara, akhirnya Ps. Phil menyampaikan firman Tuhan kurang lebih selama 5 menit. Firman Tuhan yang disampaikan dalam waktu singkat ini mengenai siapa kita dalam Tuhan. Kita harus mengerti dan mendapat pewayuan tentang siapa kita dalam TUhan dan jangan menyamakan diri kita sendiri atau menjadikan diri kita sama seperti orang lain Karena Tuhan punya cara dan maksud sendiri dalam hidup kita. Karena itu jadilah dirimu sendiri dengan pewahyuan yang Tuhan beri untuk mengubah dunia.

Namun sayangnya karena terbatasnya waktu delegasi Indonesia tidak dipanggil ke depan mimbar. Namun di akhir sesinya kami semua diajak untuk menyebutkan dan mendoakan negara kami sendiri. GBU All