Waktu berlalu begitu cepat sekali, tidak terasa kita sudah sampai di penghujung tahun 2008. Ada banyak suka dan duka kita ( youth leader ) sudah lewati bersama dalam membangun pelayanan Care Youth dalam tahun ini. Saya pribadi tidak pernah tahu dengan lengkap suka duka dari setiap leader untuk membangun dan mengembangkan carenya masing-masing namun saya sangat percaya setiap leader telah memberikan usahanya yang terbaik dalam pelayanan ini.

Tahun ini ada 2 care baru yang telah dibentuk (Puji Tuhan!), yaitu Care Ayub (Yohan, Andri, Katherine) dan Care Yedija (Boby dan Sisca). Lihat Teman!!! Ini baru awal, saya percaya tahun-tahun kedepan kita akan menciptakan lebih banyak lagi care-care baru. Di tahun ini juga dan untuk pertama kali kita menjalankan sebuah program untuk regenerasi leader-leader care youth ( Bangkit Yosua ). Percayalah! apa yang kita sedang upayakan dalam Bangkit Yosua baik ketika dalam pertemuan besar dan pertemuan kecil akan memberikan dampak yang besar untuk calon-calon leader yang kita muridkan. Saya jadi ingat ilustrasi tentang 2 petani yang sama-sama berdoa meminta hujan. Petani yang pertama mempersiapkan ladangnya sedangkan petani yang kedua tidak mengerjakan apa-apa. Singkat cerita, Tuhan menjawab doa petani yang pertama karena dia mau bekerja untuk persiapkan ladang. Kitalah petani pertama itu Teman! Kita sudah lama memiliki kerinduan dan berdoa bagi tuaian itu. Tidak hanya berhenti sampai sana kita pun telah menyiapkan banyak pekerja ( calon leader ) untuk menjangkau jiwa-jiwa yang siap dituai. Karena itu saya sangat percaya tahun-tahun kedepan kita akan melihat begitu banyak care baru yang akan dibentuk.Sebelum Tuhan mempercayakan lebih banyak lagi care-care baru di dalam pelayanan ini ternyata ada hal yang sangat penting yang harus kita kerjakan, yaitu : sebagai leader kita harus tetap setia mengerjakan bagian kita. Apa yang menjadi bagian kita ? Bagian kita adalah menggembalakan semua jiwa yang Tuhan percayakan dalam care kita dengan BAIK ( Menjadi Gembala yang Baik – seperti Tuhan Yesus sendiri ).

Sekali lagi, Bersyukur pada Tuhan karena AnugerahNya yang besar kita semua dimampukan untuk mengerjakan pelayanan ini. Setiap pengorbanan yang telah kita berikan (uang, tenaga, waktu, pikiran, dan perasaan) percayalah bahwa itu semua tidak sia-sia dan Tuhan akan memberkati setiap jerih lelah yang anda berikan bagi pekerjaanNya. Tetap Semangat !!! GBU ALL…

By : alfred