Menuju Pemuda Nasionalis, Religius Menggapai Indonesia Sejahtera

(on spanduk peringatan Sumpah Pemuda @ Balai Pemuda, 28 Oktober 2008)

Kira-kira itu tulisan yang terpampang di spanduk saat peringatan Sumpah Pemuda di Balai Pemuda Surabaya. Satu yang membuat menarik yaitu pada kata “Religius”. Apa hubungannya religius dengan Indonesia sejahtera? Tidak cukupkah kata “Nasionalis”? Berarti harapan dari bangsa kita, yang muncul dari pencetus kalimat tersebut, untuk menggapai Indonesia Sejahtera tidak cukup sekedar “nasionalis”, karena mungkin banyak orang-orang yang terlalu nasionalis, sampai-sampai menjurus ke anarkhi😛 Jadi ya sangat tepat sekali, selain kita berjiwa nasionalis, yang terutama juga kita harus religius.. Karena itu lah yang akan menjadi filter bagi kita untuk lebih takut kepada Tuhan daripada takut kepada seseorang atau sekelompok orang. Tetap melakukan kebenaran saat yang lainnya mungkin lebih banyak orang melakukan yang tidak benar. Seandainya para pemimpin di negara kita ini punya hati yang religius, yang takut akan Tuhan, maka yah tidak akan terjadi hal-hal yang tidak mensejahterakan bangsa kita sekarang ini, KKN, korupsi, kolusi, nepotisme dan teman-temannya.. So.. saat ini kita sedang jadi harapan bangsa, karena apa yang kita lakukan sekarang ini di gereja, di komunitas care, sesungguhnya untuk membina setiap kita memiliki religius yang benar.. Jadi marilah kita juga menerapkan prinsip KKN yang benar (Kalo Kering, Nyembah).. meskipun harga BBM naik, kita juga harus menaikkan BBM kita (Banyak Banyak Menyembah)..

Maju terus Pemuda Elohim demi mendukung Indonesia Sejahtera!!

By: Heroe