“Aku meneguhkan hatiku seperti keteguhan gunung batu karena aku tahu bahwa aku tidak akan mendapat malu”(Yesaya 50:7)

Sering kali dalam hidup kita mengalami kejatuhan, hal yang buruk atau kegagalan dan tidak memahami mengapa hal tersebut menimpa kita. Dan kita juga tidak mengerti apa yang Tuhan kehendaki bagi hidup kita sebab rancangan-Nya selalu melebihi kemampuan akal kita. Alkitab mengatakan seperti jauhnya langit dari bumi, begitulah perbedaan rancangan kita dengan rancangan-Nya.

Ada beberapa hal yang ingin saya bagi dan kita harus sadari kepada kita semua bagaimana agar kita bisa tetap maju, kuat dan optimis dalam hidup saat segala hal yang buruk atau mengecewakan terjadi dalam hidup kita :

1. Engkau berharga di mata-Ku

“Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia. Aku mengasihi engakau” (Yesaya 43:4)

Dikatakan kita sangat berharga di mata-Nya dan karena kita sangat berharga Tuhan tidak akan membiarkan kita terus menderita. “ Tuhan tidak pernah menjanjikan sebuah hidup yang selalu penuh kemudahan namun Ia berjanji tidak akan meninggalkan kita. Tidak perduli seburuk apapun keadaan kita, Tuhan tetap menyayangi kita dan akan membantu kita untuk mengatasinya. Tidak peduli seisi dunia telah meninggalkan kita, Tuhan tetap akan menjadi sahabat setia kita. Pertanyaanya sekarang, bersediakah kita membuka hati untuk-Nya??

2. Berhenti melukai diri anda sendiri ( Berhenti mengeluh) !!!

“Tuhan membuat segala sesuatu untuk tujuan masing-masing” (Amsal 16:4)

Tanpa disadari sikap negatif seperti itu hanya akan melukai diri sendiri. Mengapa demikian ?

Pertama, dengan mengeluh seseorang sebenarnya sedang mempersiapkan diri menjadi orang gagal. Jika seseorang terbiasa mengasihani diri sendiri maka cepat atau lambat ia akan meyakini bahwa ia adalah manusia yang tidak berharga.

Kedua, dengan mengeluh seseorang menutup diri terhadap pengembangan potensi-potensi lain yang dimilikinya.

Ketiga, dengan terus mengeluh seseorang secara tidak sadar sedang menutup pintu persahabatan dengan siapapun. Secara alamiah, tidak seorangpun manusia yang suka bergaul dengan orang yang sikapnya negative, termasuk mengeluh sepanjang waktu. Mungkin dengan mengeluh seseorang mendapat sedikit simpati dari orang lain , tetapi ia tidak akan mendapatkan respek dan loyalitas.

Satu hal yang saya yakini Tuhan tidak pernah menutup pintu yang satu tanpa membuka pintu lainnya. Sayangnya manusi sering hanya terpaku pada pintu yang tertutup sehingga ia tidak mampu melihat pintu lain yang telah dibukakan baginya.

Jika saat ini kita merasa ada kekurangan dalam diri tidak perlu kita berkecil hati. Berhenti mengeluh dan coba gali potensi diri kita lainnya, bersyukurlah atas potensi tersebut dan kembangkan sehingga bisa bermanffat bagi diri sendiri dan sesama disekitar kita.

3. Say good-bye to yesterday

“Tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan yang ada dibelakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang dihadapanku” ( Filipi 3:13)

Masa lalu yang menyakitkan terkadang menjadi penjara bagi kemajuan seseorang. Yang paling berbahaya adalah penjara ini terbentuk tanpa disadari. Orang kemudian menjadi sandera dimasa lalu. Kita harus sadari bahwa masa lalu bukanlah hal yang nyata. Ada sebuah pepatah bijak mengatakan bahwa hari kemarin telah berakhir tadi malam (yesterday ended last night). Entah kita sukses atau gagal , itu sudah berakhir tadi malam. Masa lalu adalah sebuah sejarah!

Kita perlu bersikap bijak terhadap masa lalu yang kelabu, memahami masa lalu itu penting supaya kita tidak mengulang kesalahan yang sama. “Jadikanlah masa lalu sebagai tempat bercermin bukan tempat tinggal anda”.

Bagaimana agar kita bisa terbebas dari belenggu masa lalu yang silam?? Pengalaman saya mengatakan belajarlah untuk mengakui, memahami, memaafkan dan melupakannya.

Jadi meski kita tidak bisa kembali membuat awal yang baru, temanku. Siapapun bisa memulainya saat ini dan membuat akhir yang baru. Selamat tinggal masa lalu!

4. Mendobrak mitos-mitos kesuksesan

”Sebab seperti orang yang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri demikianlah ia” (Amsal 23:7)

Sering kali kita merasa tidak bisa meraih kesuksesan dalam hidup ini karena factor-faktor tertentu, baik di dalam maupun diluar diri kita. Firman Tuhan tidak pernah mengatakan apa yang terjadi padamu atau apa yang terjadi disekitarmu begitulah kamu. Jadi yang terpenting adalah apa yang terjadi dalam diri kita. Jika kita merasa kita mampu, kita akan bergerak maju untuk menggapai mimpi kita.

Tidak sedikit orang masih percaya bahwa sukses itu terkait dengan nasib, keturunan, pendidikan, fisik, kesehatan, warna kulit, jenis kelamin, shio, zodiac, waktu lahir, umur, dsb. Ini adalah mitos-mitos yang menyesatkan yang sangat menghambat pengeembangan potensi diri.

Kesuksesaan akan bisa anda raih selama anda merasa layak mendapatkannya dan terus memperjuangkannya. Jadi yang terpenting adalah apa yang ada katakana tentang diri anda sendiri, bukan apa kata orang lain!!

5. Menggenggam harapan (Miliki Iman)

“Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang kita lihat” (Ibrani 11:1)

Tidak ada namanya situasi tanpa harapan; yang ada adalah orang-orang yang menjadi tidak berpengharapan alias putus asa akibat situasi. Sebaliknya, orang memiliki harapan tinggi akan terus bekerja, berusaha dan berjuang. Harapan akan membangkitkan semangat hidup seseorang sebab ia memiliki sebuah keyakina bahwa hari esok pasti lebih baik dari hari ini jika ia terus melangkah maju. Ini adalah sikap iman bahwa Tuhan akan membuka jalan jika kita mau percaya dan berjuang.

Satu-satunya hal yang menghalangi seseorang untuk mendapatkan keinginannya dalam hidup hanyalah ketidakmauan untuk mencoba serta keyakinan bahwa hal itu mungkin Harapan yang disertai dengan keyakinan akan menguatkan niat seseorang untuk mencoba hal-hal yang baru.

Hidup ini memang tidak selalu mudah. Terkadang suka menghampiri, terkadang duka yang datang. Selama kita masih memiliki harapan, kita pasti mampu bangkit kembali. Roma 12:12 “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan dan bertekunlah dalam doa”. Semoga kita senantiasa mampu menggenggam harapan dalam hati kita masing-masing.

GBU All …

By : Yusak