Fokus akan memberikan kepada kita energi serta kekuatan pada hampir semua hal. Masa depan bisnis, pekerjaan, karir Saudara tergantung pada fokus yang Saudara berikan pada hal tsb. Kalau Saudara tidak fokus, Saudara tidak akan memperoleh pencapaian apa-apa.

Lukas 11:34 Matamu adalah pelita tubuhmu. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu, tetapi jika matamu jahat, gelaplah tubuhmu.

KJV : The light of the body is the eye: therefore when thine eye is single, thy whole body also is full of light; but when thine eye is evil, thy body also is full of darkness. PERHATIKAN : “when ur eye is single” artinya kalau Saudara FOKUS!

Yesus berkata, “Kalau mata Saudara fokus maka tubuh Saudara akan penuh dengan terang, penuh kemuliaan.” Artinya : kalau Saudara fokus maka kemuliaan kreativitas akan mulai mengalir keluar dari dalam diri Saudara.

Di dunia bisnis orang menyadari pentingnya fokus. Kompas memuat berita tentang kata-kata James Riady waktu mendapat penghargaan gelar doktor kehormatan, bahwa dia ingin kelompok bisnis yang dia kendalikan lebih fokus lagi.Suatu hal yang sebenarnya Yesus sudah ajarkan untuk bisa mencapai keberhasilan.

Ilustrasi :

Kaca pembesar membuat sinar terfokus dan bisa membakar rumput/kertas. Sinar laser –sinar terpusat. Bisa memotong berlian, besi baja, mengoperasi kanker.Dengan suatu alat, cahaya difokuskan sehingga panasnya bisa mencapai 5500 derajat celcius –sepanas permukaan matahari!

Cahaya yang terfokus bisa menghasilkan energi yang luar biasa dahsyat, sementara cahaya yang tidak terfokus kecil sekali kekuataannya. Hal ini penting, karena Yesus menyebut kita sebagai “terang dunia” Mat. 5:14,16. Fokus akan memberikan kepada kita energi serta kekuatan pada hampir semua hal. Masa depan bisnis, pekerjaan, karir Saudara tergantung pada fokus yang Saudara berikan pada hal tsb. Kalau Saudara tidak fokus, Saudara tidak akan memperoleh pencapaian apa-apa. Keberhasilan bukan sebuah “sim sala bim” tetapi bergantung pada fokus kita! Sukses adalah mendapat apa yang Saudara fokuskan. Karena Saudara akan memperoleh apa yang jadi fokus Saudara.

Yesus adalah orang yang sangat fokus. Saudara tidak akan menemukan Yesus beredar-edar tanpa melakukan apa-apa. Bahkan pada waktu masih berusia 12 tahun Yesus sudah berkata, “I must be about my Father’s business Luke 2:49 –Aku harus mengurusi bisnis/urusan Bapak-Ku.”

BAGAIMANA CARA KITA FOKUS PADA PANGGILAN HIDUP KITA?

1. Bangun Kehidupan Berdasarkan KEKUATAN Kita

Saudara harus menanyakan pada diri Saudara sendiri : apa talenta, karunia serta kemampuan Saudara secara alamiah? Hal-hal apa saja yang merupakan kelebihan/kekuatan Saudara?

2. Bangun Kehidupan Berdasarkan KEUNIKAN Kita

Tuhan menjadikan kita semua berbeda. Kita semua unik. Tidak ada 2 orang yang sama persis di ruangan ini. Tuhan punya ALASAN KHUSUS menempatkan Saudara di sini. Tuhan punya TUGAS KEHIDUPAN & PANGGILAN ILAHI/DESTINY untuk setiap Saudara.

Contoh : Starbuck adalah kedai kopi dengan jaringan terluas di dunia, meliputi lebih dari 14 ribu toko dan melayani lebih dari 15 juta pelangan per minggu di 40 negara! Sukses bisnis Starbuck adalah karena membuat para pelanggannya mengalami pengalaman unik (komentar Harry Paul pada buku The Starbucks Experience  tulisan Joseph Michelli, PhD)

3. Bangun Kehidupan Berdasarkan PEWAHYUAN Kita

Inilah yang memisahkan kita sebagai orang Kristen dari orang-orang lain di dunia. Orang dunia punya prinsip management, tetapi kita punya prinsip management PLUS Tuhan di dalam kita! Jadi, tanyakan pada diri Saudara: “Apa yang telah Tuhan tunjukkan pada Saudara tentang tugas kehidupan Saudara?” Apa yang Tuhan ingin agar Saduara kerjakan sementara Saudara hidup di dunia ini? Dan sekali Tuhan tunjukkan hal itu pada Saudara, maka Saudara

harus berdoa agar Saudara tidak mundur dari hal tsb.

Contoh : Apa yang dikerjakan oleh para rasul di gereja mula-mula waktu mereka menghadapi pertumbuhan gereja yang begitu pesat (KPR 6).

Memang di dalam kekristenan kita memiliki kebebasan untuk memilih (1 Kor. 10:23) tetapi HIDUP INI TERLALU SINGKAT UNTUK MELAKUKAN HAL YANG TIDAK PENTING. Hidup ini terlalu singkat bagi Saudara untuk muter-muter dan menjatuhkan pilihan yang salah, mendapat pekerjaan yang salah, mengikuti kursus yang salah, melakukan pelayanan yang salah, bergabung dengan gereja yang salah, menikahi pasangan hidup yang salah…. Saudara tidak punya banyak waktu untuk menjadi orang yang bercabang hati. Saudara tidak boleh bercabang.

Apa itu bercabang? Bercabang artinya : perhatian Saudara ditarik ke suatu hal yang buka merupakan tujuan Saudara. Melakukan sesuatu yang bukan tujuan Saudara. Bisa saja hal tsb merupakan hal yang baik, tetapi bukan tujuan Saudara. Good idea tidak selalu God’s idea 4 ur life! Bercabang artinya Saudara ditarik ke beberapa arah sekaligus. Kalau itu terjadi, maka Saudara akan bingung.  Dan kebingungan selalu MENGHABISKAN ENERGI kita!

Oleh sebab itu JANGAN TERGANGGU!

1. Jangan Terganggu Oleh KEBERHASILAN SEMENTARA

Salah satu sumber terbesar “gangguan” dari menggenapi tujuan kehidupan Saudara adalah KEBERHASILAN! Saudara melakukan sesuat dan berhasil, kemudian semua orang mengatakan, “Hey man….lihat apa yang telah engkau kerjakan.” Saudara mulai mengembangkan “winning feeling.” Bahanya adalah, Saduara mulai mengerjakan SEGALA MACAM hal dan BERBAGAI MACAM pekerjaan. Saudara mulai mengerjakan hal-hal yang TIDAK ADA HUBUNGANNYA dengan PANGGILAN ILAHI/LIFE ASSIGNMENT/tugas kehidupan Saudara. Saudara mulai melakukan hal-hal yang TIDAK MENAMBAH APA-APA pada tujuan hidup Saudara!

2. Jangan Terganggu Oleh KOMPETISI

Jangan terganggu oleh musuh. Dalam hidup ini pasti ada musuh. Yesus mengatakan, “Berdoalah untuk musuh-musuhmu.” Dengan kata lain Yesus mengatakan bahwa di dalam hidup ini kita akan menemui musuh Tetapi serahkanlah mereka pada Tuhan. Jangan naif dan berpikir, “Semua orang adalah teman….halleluya….” Fokus bukan berarti Saudara tidak meyadari  keadaan sekitar.

Fokus bukan berarti Saudara tidak tahu siapa yang berkompetisi dengan Saudara, siapa yang melawan Saduara, siapa rival Saudara. Tidak! Tetapi Fokus berarti kita memutuskan untuk TIDAK TERPENGARUH dan tetap fokus pada TUJUAN HIDUP kita. (Bandingkan dengan Yoh 21:17; 20-22). Waktu kita fokus untuk merengkuh destiny kita maka akan ada banyak suara yang berbicara kepada “perahu kehidupan” kita.

Lukas 5:1-7 Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah. Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” imon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala jugaDan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam.

SUARA-SUARA YANG BERBICARA DALAM PERAHU KEHIDUPAN KITA

1. Suara KRITIKAN

“Simon, memang ada banyak ikan di laut sana, tetapi mana mungkin engkau bisa menangkapnya. Engkau kan tidak tahu ikan itu ada di mana.. Mungkin lebih baik kamu jadi petani dari pada jadi penjala ikan…Kamu nggak berbakat di situ… Kamu pikir kamu ini siapa?

Dr. Phil Pringle menceritakan tentang dosennya di universitas. Dia kuliah seni dan kemudian dia melukis, dosennya bilang, “Phil Pringle, lukisanmu adalah lukisan paling jelek yang pernah kulihat!” Dia ambil lukisan tsb kemudian melemparkannya… Tetapi sekarang, Phil Pringle bukan hanya pengkhotbah top di Australia…dia juga seorang pelukis! Saya katakan, “Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan!” Jangan dengarkan suara kritikan!

Apa yang Tuhan katakan pada waktu Saudara mendengar suara kritikan? Tuhan katakan, “Anak-Ku, Aku telah menciptakan engkau seturut gambar-Ku Yang ada di dalamku lebih besar dari yang ada di dalam dunia… (1 Yoh 4:4 sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.) Tidak ada senjata yang ditempa melawan kamu akan berhasil… (Yesaya 54:17 Setiap senjata yang ditempa terhadap engkau tidak akan berhasil)

2. Suara KERAGUAN

“Simon, Yesus memang pengkhotbah hebat….tetapi emangnya Dia nelayan hebat? Emang Dia bisa tahu tempat ngumpulnya ikan? Emangnya kamu pikir Tuhan peduli dengan dirimu? Suara keraguan akan datang dan berkata, Dimana Tuhan waktu kamu sangat membutuhkan Dia? Tuhan terlalu sibuk, kamu mungkin tidak berarti di pemandangan-Nya? Tapi dengarkan Saudara: bagi Tuhan tidak ada yang lebih penting selain Saudara bisa menggenapi destiny Saudara dalam hidup ini! Bagi Tuhan tidak ada yang lebih penting selain Saudara bisa menggenapi tujuan hidup Saudara! Alkitab mengatakan bahwa Tuhan tahu waktu seekor burung pipit jatuh Dan Yesus katakan Saudara lebih berharga dari banyak burung pipit!

3. Suara KEEGOISAN
Suara ini berkata, “Simon, kamu sudah kerja keras, kamu pasti capek. Kamu berhak pulang dan istirahat! Yesus pikir siapa dia itu?…..bisa-bisanya menyuruh kamu nangkap ikan lagi hare gene……? Suara keegoisan yang mementingkan diri sendiri! Keegoisan tidak akan membawa Saudara kemana-mana Alkitab mengajarkan : cara kita mendapat adalah dengan pertama-tama memberi. Tetapi waktu Saudara memberi maka …

Lukas  6:38 …. kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu.

4. Suara KETERBATASAN

“Simon, kamu punya pekerjaan bagus, keluarga bagus, kamu sudah melakukan segala yang kamu bisa lakukan…apa lagi yang bisa kamu lakukan? Kamu sudah sampai di batasmu!!!! Ngapain lagi terlibat kegiatan keagamaan ini? Kita tidak boleh mendengarkan suara-suara di atas, tetapi kita harus mendengarkan ….

5. Suara IMAN

“Simon, jangan hanya tebarkan satu jala tapi tebarkan banyak jalamu! (Lukas 5:4 nets bukan net) Tebarkan semua karena kamu akan dapat tangkapan yang luar biasa, mata tidak pernah lihat….. I Korintus  2:9 Tetapi seperti ada tertulis: “Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia.”

Simon Petrus rela melepaskan apa yang ada di tangannya, sehingga dia bisa memegang sesuatu hal yang baru dari Tuhan. “Tetapi karena Engkau yang memerintahkan….” (Lukas 5:5 Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.”)

Apakah Saudara rela melemparkan jala finansial Saudara, jaminan keamanan Saudara, asset Saudara…? Maukah Saudara melemparkannya ke dalam Kerajaan Sorga dan mengijinkan Tuhan memakainya untuk menangkap tangkapan mujizat? Itulah pesan yang ingin Saya sampaikan. Maukah Saudara mengijinkan Yesus melangkah masuk ke dalam perahu kehidupan Saudara dan mengucapkan firman iman ke dalam hati Saudara?

STAY FOCUS ON YOUR DESTINY! Tuhan Memberkati.

Article by gpdi-lipocikarang.com